Bondowoso, 17 Agustus 2026 — Semangat kemerdekaan terasa begitu kuat di lingkungan SMK Negeri 1 Tapen. Momentum peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi semakin istimewa dengan prestasi membanggakan para murid serta kegiatan yang menanamkan nilai nasionalisme dan semangat juang kepada generasi muda. Sebanyak 23 siswa SMKN 1 Tapen berhasil terpilih sebagai anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) di tingkat kabupaten dan kecamatan.

Dua di antaranya, yaitu Muhammad Taufikur Rohman dan Valent Editya Maulana, berhasil terpilih sebagai anggota Paskibraka tingkat Kabupaten Bondowoso. Capaian tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga besar SMKN 1 Tapen. Terpilihnya kedua siswa tersebut menunjukkan bahwa murid SMKN 1 Tapen memiliki kedisiplinan, ketangguhan, tanggung jawab, serta semangat kebangsaan yang mampu bersaing dalam proses seleksi Paskibraka tingkat kabupaten.

Tidak berhenti di tingkat kabupaten, 21 murid lainnya juga dipercaya menjadi anggota Paskibraka tingkat Kecamatan Tapen. Mereka mendapat amanah untuk menjadi bagian dari momentum sakral pengibaran dan penurunan Sang Merah Putih dalam rangka peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kepercayaan tersebut menjadi pengalaman berharga sekaligus pembelajaran nyata mengenai kedisiplinan, kerja sama, kepemimpinan, dan pengabdian kepada bangsa.

Usai mengikuti pelaksanaan upacara di Lapangan Imada, Tapen, rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan aksi yang sarat makna. Perwakilan siswa SMKN 1 Tapen mengunjungi salah satu veteran pejuang yang berada di sekitar wilayah Tapen. Beliau adalah Purnawirawan Kapten Mursanto. Kunjungan tersebut menjadi ruang belajar yang berbeda bagi para murid karena mereka dapat berinteraksi secara langsung dengan sosok yang memiliki pengalaman dan kisah perjuangan dalam perjalanan bangsa Indonesia.

Kunjungan kepada veteran tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial, tetapi merupakan upaya sekolah untuk menumbuhkembangkan semangat juang, rasa hormat kepada para pejuang, serta kecintaan terhadap bangsa dan negara. Para murid diajak memahami bahwa kemerdekaan yang dinikmati generasi saat ini tidak diperoleh dengan mudah, melainkan melalui perjuangan, pengorbanan, persatuan, dan keberanian para pendahulu bangsa.

Melalui pertemuan tersebut, para murid mendapatkan pesan penting bahwa perjuangan generasi muda pada masa kini memiliki bentuk yang berbeda. Jika dahulu perjuangan dilakukan untuk merebut dan mempertahankan kemerdekaan, maka tugas generasi sekarang adalah mengisi kemerdekaan dengan belajar, berkarya, berprestasi, menjaga persatuan, serta memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan negara.

Rangkaian kegiatan ini menjadi gambaran nyata komitmen SMKN 1 Tapen dalam membentuk para murid yang tidak hanya unggul dalam kompetensi kejuruan, tetapi juga memiliki karakter dan jiwa kebangsaan. Semangat Paskibraka, penghormatan kepada veteran, serta pembelajaran dari sejarah perjuangan bangsa menjadi bagian penting dalam membangun generasi yang berkarakter BERKILAU: Berakhlak, Kreatif, Inovatif, Literat, Adaptif, dan Unggul.

Dengan semangat kemerdekaan, SMKN 1 Tapen terus mendorong seluruh murid untuk menjadi generasi penerus yang mampu menjaga nilai-nilai perjuangan para pahlawan dan mengubahnya menjadi energi untuk meraih prestasi. Dari Lapangan Imada, semangat itu dikibarkan; dari kisah para veteran, semangat itu diwariskan; dan dari generasi muda SMKN 1 Tapen, semangat itu akan terus dinyalakan untuk Indonesia.